STOP Card (Safety Training Observation Program)


Ada kebiasaan yang rutin kami lakukan ketika berada di rig dengan Rasgas sebagai kliennya. Menulis STOP card. Minimal dua kali sehari, wajib. Memang berdasarkan statistik pada setiap … near miss accident akan ada 1 accident, dan seterusnya. Lihat piramid di bawah.

Jadi jika near miss dikurangi dengan jalan observasi tindakan-tindakan unsafe yang bisa berakibat terjadinya kecelakaan dan mengkoreksinya, kecelakaan-kecelakaan yang lebih parah akann berkurang juga. Meskipun masih dapat diperdebatkan, tapi kemungkinan besar hal ini bisa benar. Karena orang-orang di sini takut sekali melanggar prosedur karena akan ditulis di STOP card dan di bahas di safety meeting. Nah, observasi yang dimaksud tadi adalah penulisan STOP card ini.

STOP card ini berupa selembar kertas berukuran .. cm x .. cm dengan bagian depan terdiri dari tiga kategori; safe acts, unsafe acts, dan corrective actions. Sedangkan bagian belakang berisi kategori-kategori safe dan unsafe acts yang ditulis di bagian depan kartu.

Biasanya saya dan teman-teman yang lain hanya menulis untuk bagian yang safe saja, dan itupun merupakan sesuatu yang rutin dan biasa (maklum kan yang penting jumlahnya). Misalnya (sengaja dalam bahasa aslinya) :

- Good food in the galley. Thanks to caterring crew.

- Good housekeeping at changing room’s toilet. Excellence. Keep it up.

- Good and clear announcement by radio operator before chopper landing.

- Good communication in the safety meeting before open the well.

- dan good-good yang lainnya..

Ada kawan yang bercerita, bahwasanya ada seseorang yang menulis rata-rata 30 stop card setiap harinya dan yang ditulisnya sebenarnya tidak jauh beda dengan yang kita tulis hanya saja lebih ekstrim dan luas. Misalnya saja, ketika dia menulis tentang housekeeping. Semua tempat dia tulis good houseeping,di rig floor, cantilever deck, main deck, hellipad, wireline unit, corelab unit, living quarter, Engine room dan lain-lain. Pada waktu ditanya,”emang kamu sudah ngeliat ke sana ?” Dia jawab “belum, tapi aku yakin mereka pasti ngebersihin”.

Di rig, yang meski menurut orang normal (tidak bekerja di rig) merupakan sesuatu yang wajar dilakukan dan tidak berbahaya bisa menjadi suatu tindakan yang unsafe. Misalnya saja :

- Turun tangga terlalu cepat.

- Berjalan dengan kedua tangan di dalam saku.

- Membiarkan pintu setengah terbuka, sebaiknya ditutup atau terbuka lebar.

- Naik tangga tanpa menggunakan handrail.

- Naik atau turun tangga,sudah menggunakan handrail tapi dengan teknik yang salah.

- dll

Meskipun membosankan dan terkesan asal dapat jumlah yang banyak, pihak Rasgas menyediakan sejumlah hadiah setiap minggu-nya untuk dua kartu unsafe terbaik. Dan uniknya ada satu orang yang hampir tiap minggu mendapatkannya. Sampai-sampai temannya bilang “dia emang gak pernah kerja, cuma keliling-keliling sambil nyari yang salah.” Entah itu benar atau cuma ungkapan iri hati saja.

Advertisement

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.